Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapih oleh sang maha kuasa, kita tidak bisa memilih kepada siapa kita jatuh cinta,
Di akhir bulan April 2024, melalui perantaraan ibu saya, saya diperkenalkan dengan dia.
Saat itu sebelum dia berangkat keluar daerah,
ia datang ke rumah dengan om dan tante nya kebetulan keluarga juga, untuk bertamu ( katanya ), dan dia bertemu dengan mama saya, saat itu dia ambil cuti cuma beberapa hari saja karna ada acara keluarga di kampung halamannya. Meskipun saya tidak ada di rumah saat itu, ia sempat melihat foto saya di album keluarga, dan pada akhirnya, niatnya untuk mengenal saya semakin kuat.
pada tanggal 7 ia menghubungi ( videocall ) saya untuk pertama kali melalui nomor yang diberikan oleh ibu saya. Perkenalan kami berlangsung perlahan, dengan rasa malu yang masih menyelimuti kami berdua. Komunikasi yang awalnya canggung mulai berkembang, meskipun kadang terputus.
komunikasi berlanjut, saya yang kadang respon kadang tidak, karna memang perasaanku kaya masih susah menerima, sementara kami belum pernah bertemu, itupun ketemu cuman di videocall saja.
kami mulai sering berkomunikasi, tidak ada yang pernah menyangka bahwa pertemuan di dunia maya itu membawa kami pada suatu ikatan cinta yang suci ini.
keluarganya datang untuk bertemu keluarga saya pada tanggal 1 Agustus Dalam tradisi Bugis, ini disebut ( mammanu-manu ), Yang datang hanya keluarganya, Ini langkah awal untuk menyampaikan niat, melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Dengan restu dari kedua keluarga, Dan alhasil dengan kesepakatan keluarga kami memutuskan untuk melangsungkan lamaran pada bulan Oktober dan resepsi pada bulan Desember 2024.
setelah perkenalan panjang, katanya cinta dapat tumbuh dengan kebersamaan, seiring berjalannya waktu kami semakin dekat, kami LDR karena berjarak cukup jauh, berat memang tapi kami lalui itu semua meskipun memang tidak ada kata pacaran diantara kami, tapi alam seakan terus berkonspirasi untuk menyatukan kami berdua.
Lamaran
Kehendak-Nya menuntun kami pada pertemuan keluarga yang tak pernah di sangka hingga akhirnya membawa pada sebuah ikatan suci yang di Cintai-Nya, kami melangsungkan acara lamaran pada tanggal 13 Oktober 2024.
Menikah
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karna berjodoh lah maka kami di pertemukan, kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan kami di bulan Desember ini Insyaallah sebagaimana yang pernah dikatakan oleh saydina Ali bin Abi Thalib “ Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu “
“ jodoh itu bukan di tangan tuhan, tapi di tangan kita sendiri, karna sebenarnya kita bukan menikah dengan jodoh kita, tapi kita menikah untuk membuktikan bahwa itulah jodoh kita, lalu peran takdir lah yang menentukan jalan selanjutnya mau bagaimana “.
Seberapa jauh kamu berlari, kamu akan tetap menemukan muaramu, Dia menanti dan akan saling bertemu di waktu terbaiknya.
Kami berharap, dengan izin Allah dan doa restu dari kalian semua, perjalanan cinta ini dapat berjalan lancar hingga hari bahagia kami tiba.